KONSEP BASIS DATA, Penjelasan, serta Contoh

A. Definisi Basis Data


Basis data (database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan lainnya, tersimpan diperangkat keras computer dan digunakan perangkat lunak memanipulasinya. Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi karena merupakan basis dalam menyediakan informasi bagi pemakai.

B. Pendekatan Tradisional dan Pendekatan Basis Data


Pendekatan tradisional mengumpulkan data ke dalam file-file yang tidak berhubungan satu dengan yang lainnya. Biasanya tiap-tiap file dirancang untuk aplikasi tertentu.

Pendekatan tradisional mempunyai beberapa kelemahan, yaitu :

  1. Terjadi Duplikasi Data (Data Redundancy)
  2. Tidak Terjadi Hubungan Data
    Pendekatan basis data mencoba memperbaiki kelemahan-kelemahan yang terjadi di pendekatan tradisional, yaitu sebagai berikut:
  • Duplikasi Data Dikurangi,
  • Hubungan Data Dapat Ditingkatkan
C. Jenjang Data
Jenjang Dari data

Jenjang data adalah kumpulan data yang saling berhubungan antara satu data dengan data lainnya. Data-data yang disimpan dalam sebuah perangkat keras(hardware) kemudian digunakan atau di transfer oleh perangkat lunak(Software) untuk dimanipulasi/Diolah. Kumpulan data yang saling berhubungan tersebut kemudian akan memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi.

Contoh basic adalah dimulai dari basis data Nama mahasiswa yang di dalamnya mengandung tabel. Tabel tersebut saling berhubungan dengan data Jurusan-jurusan, NIM, atau nilai jurusan, dan lain sebagainya. Tabel tersebut di dalamnya terdapat baris dan juga kolom yang nantinya berperan dalam menghimpun beberapa record. Misalnya, dan ada data pribadi yang berasal dari seluruh Mahasiswa di mana data tersebut disimpan di dalam tabel.

Dengan kata lain, sampai membentuk basis data, data mempunyai jenjang mulai dari karakter-karakter, Item data, record, file. Dengan gambaran sebagai berikut.

1. Karakter-karakter

Merupakan bagian-bagian data yang terkecil. Dapat berupa karakter numerik Atau angka (1..2..10), huruf (A,B,..) ataupun karakter-karakter khusus (special character) (#,@,*;,$..) yang membentuk suatu item data.

2. Field

Field menggambarkan  suatu atribut dari record yang menunjukan suatu item dari data, misalkan Nama, Alamat, dll. Dan kumpulan field tersebut akan membentuk record.

  • Nama Field (field name)

Wajib diberikan nama untuk membedakan field yang satu dengan field yang lainnya.

  • Representasi Field (field representation)

Representasi dari field yang menunjukkan tipe field misalnya tipe Angka, Tanggal, teks,huruf. Sementara untuk lebar dari field yaitu mencangkup Ruang maksimum dari field yang dapat diisi dengan karakter-karakter data.

  • Nilai Field (field value)

Merupakan isi dari field untuk menunjukkan masing-masing record

3. Record

Kumpulan dari field yang membentuk suatu record. Yang berfungsi untuk menggambarkan suatu unit data individu tertentu. Dan kumpulan record membentuk suatu file, misalnya file Data mahasiswa.

4. File

File terdiri atas beberapa record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis. Misalnya, file berisis data nama mahasiswa dengan jurusan tertentu dalam satu unit.

5. Basis data

Merupakan kumpulan dari file atau tabel yang membentuk database/basis data yang disusun secara baik oleh sistem data.

Database
 D. Tipe File

1. File Induk (Master file)

File yang berisi beberapa record yang diperlukan dalam organisasi. File ini akan tetap bekerja selama hidup dari sistem. File ini dikategorikan sebagai berikut

  • File induk acuan (reference master file), file induk yang record nya relatif statis. Misalnya, file daftar gaji atau file daftar mata kuliah.
  • File induk dinamis (dinamic master file), file induk yang nilai dari record nya sering berubah dan dimutakhirkan sebagai hasil dari suatu transaksi. Misalnya, file induk data barang

2. File Transaksi (Transaction file)

File ini digunakan untuk merekam data hasil dari transaksi yang terjadi. Contoh nya, File penjualan

3. File Laporan ( report file)

File yang berisi informasi yang akan ditampilkan. Isi dari file ini diambil dari field di satu atau lebih masterfile untuk mempersiapkan pembuatan laporan.

4. File sejarah (history file)

File yang berisi data di masa lalu yang sudah tidak aktif lagi tetapi masih disimpan sebagai arsip

5. File pelindung (Backup file)

File salinan dari file-file yang masih aktif dalam basis data pada suatu saat tertentu. File ini digunakan sebagai cadangan apabila file mengalami kehilangan atau kerusakan yang parah.

Published by nanaphic

I am a young designer with expertise in Engineering, architect, graphic design, editor. I instill the value of honesty and responsibility in a job. I am a child of 2 siblings and I embrace nationalism

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started